Banyak fenomena alam yang menandakan bahwa bumi telah menurun kualitasnya. Kita melihat bahwa kualitas lingkungan, kualitas tanah pertanian, kualitas hutan, kualitas air, semakin lama semakin turun kualitasnya. Air bersih semakin berkurang, air bersih semakin mahal. Polusi udara semakin tidak terelakkan, pencemaran sungai dan pencemaran laut juga semakin tidak terkendali. Bahan pangan semakin mahal, semakin sulit terjangkau oleh masyarakat.
Kenapa ini terjadi…., manusia telah membabati hutan, menggunduli hutan, mengeruk bumi, memakai pupuk kimia yg kurang terkendali, mendirikan bangunan yang seharusnya untuk resapan dan hijauan, membuang limbah, mendistribusikan asap (industri ataupun kendaraan bermotor), membuang sampah sembarangan, mengembangkan pengetahuan yang terlalu reduksionistik, menggunakan sistem ekonomi kapitalis, bermain politik kotor dan lain sebagainya…. Yang menyebabkan bumi menjadi semakin menurun kualitasnya.
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (Surat Ar-Ruum : 41)
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”. (Surat Asy-Syura: 30)
Mungkin kita terlalu sering melakukan upaya-upaya yang berlawanan arah dengan hukum alam. Pengetahuan yang dikembangkan dan teknologi yang dihasilkan juga seringkali melawan dan bertujuan menaklukkan alam. Mungkin kita sombong dengan pengetahuan yang kita miliki, mungkin kita terlalu mengagungkan rasionalitas kita, terlalu sering mengandalkan ilmu kita yang seolah-olah modern, seolah-olah canggih, seolah-olah menguntungkan…, tetapi seringkali kenyataannya lebih membuat semakin rusaknya kualitas lingkungan.
“Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (QS Huud: 61)”.
Bahwa tugas kita sebenarnya adalah untuk dapat memakmurkan bumi ini. Ada dua peran utama kita yaitu pertama, memakmurkan bumi; Kedua, memelihara bumi dari upaya-upaya perusakan yang datang dari pihak manapun.
Bahwa kita dibumi ini harus selalu hidup selaras dengan alam, agar selalu menjaga keseimbangan alam, agar selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi SEMUA MAKHLUK yang berada di alam semesta ini.
Kita dapat mengoptimalkan kekayaan bumi tetapi dengan tetap menjaga kelestariannya untuk kemanfaatan seluas-luasnya bagi semua makhluk yang ada. Dan hasil dari kekayaan itu dapat dinikmati secara adil dan merata, dengan tetap menjaga kekayaan bumi tetap lestari. Sehingga generasi selanjutnya dapat menikmati dan terus melanjutkannya.
Wallahu a’lam
(PSIS).





