MIU Login

Tugas untuk menjaga kefitrahan-Renungan Jum’at

Tugas untuk menjaga kefitrahan.  
Dengan kembali pada fitrahnya… maka kehidupan akan tetap harmoni, damai dan dalam keberkahan.   Fitrah domba adalah digembalakan dan makan rumput sehingga dagingnya sehat yaitu mempunyai rasio antara omega 6 dan omega 3 yang seimbang. Tetapi jika kambing diberi makan tidak sesuai dengan fitrahnya…, misalnya lebih banyak diberi makan biji bijian seperti dibeberapa peternakan besar… maka rasio omega 6 dan omega 3 menjadi melonjak tidak seimbang.   Daging yang nilai rasio omega 6/omega 3 tinggi akan menyebabkan naiknya  resiko  penyakit   jantung, kanker, stroke dan berbagai penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuh.  
Fitrah wanita adalah berpasangan dengan pria, sehingga dapat menjalin hubungan yang sehat dan dapat memberikan keturunan untuk terus berlangsungnya kehidupan. Tetapi jika Para wanita atau pria yang memiliki pasangan sesama jenis… maka hubungan mereka akan sangat beresiko terjangkiti berbagai penyakit dan menularkannya pada lingkungan sekitarnya.   HIV, sifilis, hepatitis, infeksi Chlamydia, kanker anal, kanker mulut adalah resiko yang akan mereka tanggung bagi pasangan LGBT karena keluar dari fitrahnya.  
Fitrah tanah selalu memberikan kesuburan pada tanaman… jika tanah itu selalu mendapatkan berbagai zat yang ada dalam kotoran ternak.  Kotoran ternak yang kemudian bercampur dengan tanah kaya akan microflora yang mampu memproduksi antibiotics, vitamin, hormon dan macam macam senyawa biogenic…. sehingga tanah menjadi sehat dan subur dan tanaman menjadi tumbuh dengan baik.   Tetapi jika tanah itu diberi zat zat kimia (Karena manusia tidak sabar dalam mengelola tanah), maka semakin lama… tanah tersebut akan semakin mengeras… dalam jangka waktu berikutnya tanah terus mengalami penurunan kualitas yang pada akhirnya menjadi tidak subur lagi…. sehingga tanaman menjadi tidak tumbuh dengan baik.
Fitrah air hujan yang jatuh ke tanah akan terserap oleh tanah kemudian tersimpan dibawah tanah oleh akar akar tanaman yang berperan menahannya sekaligus memanfaatkannya dan sebagian akan terus berjalan menuju tempat yang lebih rendah (kemudian tertampung disungai) dan  terus berjalan sampai ke laut dan beberapa tempat yang semestinya.   Tetapi ketika Hutan (tanaman) yang menjadi tempat penyimpanan air hujan ditebang, sungai yang menjadi jalan mengalirnya air dipenuhi dengan sampah, pasir disungai dieksploitasi, bendungan untuk menampung air ada yang membuat sempit, tanah yang berperan untuk resapan diselimuti aspal, dihampari beton, digelari plesteran, didirikan mall mall dan gedung gedung…., maka  air yang seharusnya menempuh perjalanan dengan mudah…. menjadi rumit dan penuh rintangan. Sehingga pada akhirnya terjadi banjir.
Fitrah sebuah tanaman adalah menghasilkan biji yang kemudian biji tersebut dapat ditanam kembali, sehingga keberlanjutan kehidupannya dapat terus berlangsung dan terjaga.   Tetapi, ketika demi sebuah keuntungan…, ada produsen benih dengan merekayasa genetik dengan membuat benih menjadi infertile… dimana biji yang dihasilkan oleh tanaman dari benih tersebut tidak dapat ditanam kembali, sehingga membuat petani menjadi bergantung pada benih tersebut.   Dan akibatnya… akan merusak keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini, karena hanya benih tanaman dari pabrik penghasil benih itulah yang akan eksis dan memonopoli tanaman tanaman lainnya.  Dan ketika keanekaragaman hayati menjadi rusak, maka pada akhirnya akan menghancurkan banyak spesies tanaman/binatang dan jika terus berlanjut maka akan merusak kehidupan yang lebih luas dari kehidupan seluruh makhluk.   Pak Kyai pernah berpesan pada santrinya bahwa…. Alam sudah berjalan dengan sempurna. Kita tidak boleh merekayasanya. Karena merekayasa alam pasti akan menimbulkan bencana.   Dan tugas kita adalah berupaya agar segala sesuatu tetap berada dan sesuai dengan FITRAHNYA.   Wallahu a’lam

Berita Terkait